Waspadai Dampak Facebook bagi Siswa

Pengguna Facebook yang masih sekolah berhati-hatilah!
Menurut studi yang dilakukan oleh Ohio State University, semakin sering Anda menggunakan Facebook, semakin sedikit waktu Anda belajar dan semakin buruklah nilai-nilai mata pelajaran Anda.

Begitu tertulis dalam laporan studi yang mengambil sampel 219 mahasiswa Ohio State University tersebut. Namun penulis laporan mengatakan, laporannya hanya memperlihatkan kemungkinan hubungan antara penggunaan Facebook dan menurunnya nilai-nilai yang Anda peroleh di sekolah.

Faktanya, jika Anda pengguna Facebook, kemungkinan besar Anda selalu ingin mengetahui status yang dikabarkan oleh teman-teman Anda. Kenikmatan semangkuk baso, asyiknya irama jazz, foto-foto pesta teman-teman dekat Anda, dan pertanyaan-pertanyaan yang berharap mendapatkan komentar karena Anda ingin memastikan seseorang di jaringan pertemanan Anda sedang membaca tulisan Anda memang sangat menggoda hati dan juga menyita waktu Anda. Akhirnya, Anda mungkin terpicu untuk menulis hal-hal tak penting, membaca hal-hal sepele, dan juga berpikir secara tak cerdas.

Untunglah bukan itu yang dilaporkan oleh peneliti Ohio State University. Namun disebutkan bahwa 65% mahasiswa setiap hari mengakses Facebook minimal satu kali dan menghabiskan setidaknya satu jam di laman tersebut. Yang menarik, 79% dari pengguna Facebook merasa bahwa menggunakan laman tersebut tidak mempengaruhi kualitas pekerjaan mereka. Namun yang terpengaruh adalah nilai ujian.

“Ini ibarat perbedaan antara dapat nilai A dan B,” kata Aryn Karpinski, peneliti Ohio State yang menanyai 219 mahasiswa untuk penelitiannya.

5 Cara Mudah Menghafal

Setiap kita punya masalah dalam mengingat ada dua hal yang perlu diperhatikan, pertama apakah hal tersebut belum pernah terekam dalam ingatan kita atau hal tersebut sudah pernah terekam namun kita tidak bisa mengumpulkannya kembali dalam pikiran kita menjadi sebuah ingatan.

Karena kita bisa saja sudah merekam sesuatu kedalam pikiran kita namun tidak bisa mengumpulkan kembali menjadi sebuah ingatan. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, tetapi faktor utamanya adalah cara mengingatnya dan stress

Ada lima cara yang bisa kita gunakan untuk mengingat sesuatu, empat diantaranya untuk melatih cara merekam memori dan satu sisanya melatih untuk mengingatnya, yaitu:

1. Memecahnya

Mungkin ini adalah cara lama dalam mengingat sesuatu. Jadi dalam metode ini kita akan memecah apa yang kita ingat kedalam bagian yang lebih kecil agar mudah dalam ‘merekamnya’.

Metode ini baik digunakan untuk mengingat data dalam bentuk angka, seperti nomor telepon, nomor KTP, atau lainnya.

Contoh:

a. Urutan nomor telepon 0229155783 akan lebih mudah direkam jika kita mengelompokannya menjadi 022,915,57,83 atau 022,91,55,783.

b. Kata seperti Matematika bisa dipecah menjadi Ma+Tema+Tika, Together bisa dipecah menjadi To+get+her.

c. List apel, mentimun, kertas, tinta, sawi, pisang, anggur, buncis, stapler, jeruk. Dapat lebih mudah diingat dengan cara di urutkan dan dipecahkan seperti ini:

Apel, pisang, anggur, jeruk, sawi, mentimun, buncis, kertas, tinta, stapler.

à 4 buah, 3 sayur, 3 peralatan kantor

Para peneliti dalam psikologi menemukan bahwa kapasitas daya ingatan pendek manusia atau Short Term Memory (STM) untuk manusia adalah 7±2 artinya pada kisaran 5-9 saja yang dapat diingat. Jadi harus diingat hal tersebut pada saat kita akan memecah sesuatu untuk direkam.

2. Menyanyikan

Cara ini adalah yang paling popular dan sudah lama dipakai, yaitu dengan cara menyanyikan apa yang akan kita ingat. Tidak terikat dengan jenis musik apa dan bagaimana memecahnya, pastinya jadi menyenangkan. Kalau kita lihat di film-film kolosal china, kita sering melihat cara ini dipergunakan dalam membaca sesuatu.

Cara ini selain efektif juga membuat kita semakin kreatif, karena kita terlatih untuk membuat sesuatu kedalam nyanyian.

3. Mediasi/Menjembatani

Dalam metode ini, sesuatu untuk menjembatani ditambahkan kepada apa yang akan kita rekam kedalam pikiran. Metode ini baik digunakan untuk menghubungkan beberapa kata atau materi yang bisa disederhanakan kedalam beberapa kata yang berhubungan.

**saya bingung contohnya dalam bahasa Indonesia, ada yang bisa kasih contoh? silahkan baca artikel aslinya**

4. “Pembacaan” sebelum tidur

Pada teknik ini, kita berusaha mengingat apa yang sudah kita rekam sesaat sebelum tidur. Pemikiran yang kita lakukan sebelum tidur akan menyusun informasi dengan cara yang sistematik dan efektif pada saat kita tidur. Psikolog hampir selalu menemukan, jika seseorang memikirkan masalahnya sesaat sebelum tidur, seringkali ada solusi yang baik dikeesokan harinya.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Buat suasana hati dan pikiran kita sesantai mungkin

b. Tuliskan kedalam kertas, hal-hal yang perlu diingat diatas selembar kertas.

c. Bacakan itu dengan keras (jika mungkin) satu atau dua kali dan coba mengingatnya dua atau tiga kali (apa yang sebelumnya kita baca).

d. Lalu pergilah tidur tanpa mencemaskan sesuatu atau memikirkan sesuatu.

Maka kamu akan mengingat hal itu lebih baik dan dapat dengan mudah untuk diingat kembali saat membutuhkannya.

5. Mencoba dengan cara “tidak mencoba”

Setiap dari kita mengaplikasikan metode-metode ini, baik sadar atau tidak sadar dalam kehidupan sehari-hari. Kadang saat kita mencoba untuk mengingat kembali apa yang pernah kita ingat atau rekam kedalam pikiran kita, tapi tidak bisa. Lalu kita memaksa pikiran kita untuk mengingatnya berulang-ulang, tetapi tidak bisa juga.

Untuk mengatasi situasi seperti ini, abaikan saja dengan melakukan aktifitas lain. Pada saat yang tepat, tiba-tiba apa yang tadi kita coba ingat muncul ke permukaan. Mengapa begitu? Karena informasi yang kita cari terhalang untuk keluar, dan pada saat kita berhenti mencoba mengingatnya, otak kita tetap mencarinya dan jika informasi tersebut ditemukan, otak menunggu penghalang tersebut hilang untuk memberitahukannya kepada kita. Itulah saat dimana stress menghalangi proses pemanggilan informasi (mengingat) kita.

Karena itu, penting sekali setiap kita untuk bisa mengatur atau memanage stress. Karena hal itulah yang kerap kali menghalangi kita untuk mengingat, atau mendapatkan informasi dari apa yang sudah kita rekam.

Saran saya jika ingin menghindari stress adalah, bukan dengan relaksasi ke panti pijat atau clubbing, lebih baik kita memiliki hubungan yang baik dengan Sang Pencipta, serta olah raga yang cukup untuk tetap memiliki tubuh yang sehat. Atau ada ga cara lain untuk mengingat??


Sejarah Facebook

Facebook ditemukan oleh seorang mantan mahasiswa Harvad bernama Mark Zuckerberg. Awalnya Facebook diperuntukan mahasiswa Harvard sebagai media untuk saling mengenal. Namun sejak dilunccurkan pada tanggal 4 februari Facebook langsung menadapat respon positif dari penggunanya. Terhitung dua minggu sejak keberadaannya hampir separuh mahasiswa Harvard telah bergabung dalam situs ini.

Seperti yang dikatakan Rizal Akbar(2008,3) "Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook." (diunduh dari publishedmind.blogspot.com, 4 Maret 2009) Karena Mark Zuckerberg tidak mampu melayani permintaan dari kampus-kampus lain para pengguna Facebook, maka dari itu dia meminta bantuan kepada dua orang temannya. Alhasil setelah empat bulan sejak diluncurkannya Facebook telah memiliki tiga puluh kampus dalam jaringannya. Kemudian mereka pun pindah ke Palo Alto, sebuah kota yang terletak di bagian barat Amerika yaitu pada negara bagian California, dan menyewa partemen di sana.

Setelah beberapa minggu di Palo Alto, Mark bartemu dengan Sean Parker (cofounder Napster). Napster adalah situs yang berhubungan dengan dunia musik dimana anda dapat men-download lagu maupu memutar musik secara on-line . Dari hasil pertemuaan itu Parker pun setuju untuk bekerja sama dengan Mark. Akhirnya Parkerpun pindah ke apartemen Facebook untuk mengembangkannya. Tak lama setelah itu Parker pun berhasil menggaet Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Paypal adalah sebuah situs yang menawarkan pembeliaan secara on-line menggunakan kartu kredit. Investor pertama ini menginvestasikan uangnya tak tanggung-tanggung yaitu sebesar 500 ribu U$ untuk mengembangkan Facebook.

Jumlah pengguna Facebook terus meninggkat. Hal itu menyebabkan Friendster, situs sejenis yang telah populer lebih dahulu, ingin membelinya. Friendster pun mengajukan tawaran sebesar 10 juta U$ pada pertengahan tahun 2004 untuk membeli Facebook dari Mark Zuckerberg. Namun Mark Zuckerberg pun menolak tawaran itu. Penolakan itu tak menjadikan Mark Zuckerberg menyesali tindakannya karena setela itu Accel Partners memberikan sokongan dana sebesar 12,7 juta U$ sebagai investasi untuk mengembangkan Facebook. Hal tersebut sebagimana diungkapkan oleh Rizal Akbar(2008,3): "Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners." ((diunduh dari publishedmind.blogspot.com, 4 Maret 2009) Pada September 2005 Facebook mengembangkan jaringannya. Pada waktu itu Facebook tidak hanya dapat diakses oleh oleh mahasiswa saja tapi siswa SMU pun dapat mengaksesnya. Tak lama setelah itu Facebook melebarkan sayapnya sehingga para pekerja kantoran pun dapat menikmati Facebook. Pada akhirnya ditahun 2006 bulan September Faceebook dapat dinikmati siapa pun penggunanya asalkan mereka memiliki alamat e-mail.

Mark Zuckerberg tidak hanya menolak tawaran yang telah diberikan oleh Friendster, dia juga menolak penawar-penawar top lainnya yaitu dari yahoo dan Viacom. Rizal Akbar(2008,3) menguraikan : "Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar." (diunduh dari publishedmind.blogspot.com, 4 Maret 2009)

Pada akhirnyadi tahun 2007 pengguna Facebook bertambah 200 ribu pengguna tiap harinya. Bahkan terdapata lebih dari 25 juta pengguna aktif tiap harinya.

Facebook ditemukan oleh seorang mantan mahasiswa Harvad bernama Mark Zuckerberg. Awalnya Facebook diperuntukan mahasiswa Harvard sebagai media untuk saling mengenal. Namun sejak dilunccurkan pada tanggal 4 februari Facebook langsung menadapat respon positif dari penggunanya. Terhitung dua minggu sejak keberadaannya hampir separuh mahasiswa Harvard telah bergabung dalam situs ini.

Seperti yang dikatakan Rizal Akbar(2008,3) "Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook." (diunduh dari publishedmind.blogspot.com, 4 Maret 2009) Karena Mark Zuckerberg tidak mampu melayani permintaan dari kampus-kampus lain para pengguna Facebook, maka dari itu dia meminta bantuan kepada dua orang temannya. Alhasil setelah empat bulan sejak diluncurkannya Facebook telah memiliki tiga puluh kampus dalam jaringannya. Kemudian mereka pun pindah ke Palo Alto, sebuah kota yang terletak di bagian barat Amerika yaitu pada negara bagian California, dan menyewa partemen di sana.

Setelah beberapa minggu di Palo Alto, Mark bartemu dengan Sean Parker (cofounder Napster). Napster adalah situs yang berhubungan dengan dunia musik dimana anda dapat men-download lagu maupu memutar musik secara on-line . Dari hasil pertemuaan itu Parker pun setuju untuk bekerja sama dengan Mark. Akhirnya Parkerpun pindah ke apartemen Facebook untuk mengembangkannya. Tak lama setelah itu Parker pun berhasil menggaet Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Paypal adalah sebuah situs yang menawarkan pembeliaan secara on-line menggunakan kartu kredit. Investor pertama ini menginvestasikan uangnya tak tanggung-tanggung yaitu sebesar 500 ribu U$ untuk mengembangkan Facebook.

Jumlah pengguna Facebook terus meninggkat. Hal itu menyebabkan Friendster, situs sejenis yang telah populer lebih dahulu, ingin membelinya. Friendster pun mengajukan tawaran sebesar 10 juta U$ pada pertengahan tahun 2004 untuk membeli Facebook dari Mark Zuckerberg. Namun Mark Zuckerberg pun menolak tawaran itu. Penolakan itu tak menjadikan Mark Zuckerberg menyesali tindakannya karena setela itu Accel Partners memberikan sokongan dana sebesar 12,7 juta U$ sebagai investasi untuk mengembangkan Facebook. Hal tersebut sebagimana diungkapkan oleh Rizal Akbar(2008,3): "Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners." ((diunduh dari publishedmind.blogspot.com, 4 Maret 2009) Pada September 2005 Facebook mengembangkan jaringannya. Pada waktu itu Facebook tidak hanya dapat diakses oleh oleh mahasiswa saja tapi siswa SMU pun dapat mengaksesnya. Tak lama setelah itu Facebook melebarkan sayapnya sehingga para pekerja kantoran pun dapat menikmati Facebook. Pada akhirnya ditahun 2006 bulan September Faceebook dapat dinikmati siapa pun penggunanya asalkan mereka memiliki alamat e-mail.

Mark Zuckerberg tidak hanya menolak tawaran yang telah diberikan oleh Friendster, dia juga menolak penawar-penawar top lainnya yaitu dari yahoo dan Viacom. Rizal Akbar(2008,3) menguraikan : "Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar." (diunduh dari publishedmind.blogspot.com, 4 Maret 2009)

Pada akhirnyadi tahun 2007 pengguna Facebook bertambah 200 ribu pengguna tiap harinya. Bahkan terdapata lebih dari 25 juta pengguna aktif tiap harinya.

 
/*SEO smart link */